Kecelakaan Tragis di Gunung Kayangan, Pikap Hantam Pohon: Satu Tewas, Dua Luka-Luka
Inews Pelaihari- Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Suasana tenang di jalur Gunung Kayangan mendadak mencekam pada Jumat (17/10/2025) siang. Sebuah mobil pikap putih dengan nomor polisi DA 8052 PW mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak pohon penghijauan di tepi jalan Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Akibat peristiwa itu, satu orang penumpang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka cukup serius.
Korban meninggal diketahui bernama MS, warga Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan. Lelaki dewasa itu mengalami luka parah setelah tubuhnya terjepit di dalam kabin sesaat setelah benturan keras terjadi. Ia sempat dilarikan ke RSUD Hadji Boedjasin Pelaihari, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban mengalami patah tulang kaki kanan, luka parah di wajah, dan rahang remuk,” ungkap Kasat Lantas Polres Tala, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, Sabtu (18/10/2025).
Sementara pengemudi pikap, berinisial H, selamat namun mengalami luka robek di dagu dan dislokasi tulang pinggul kiri. Seorang penumpang lainnya, AR, juga mengalami luka memar pada perut dan dada, serta lecet di bagian telinga kanan.
Ketiganya saat itu baru pulang dari mengantar barang dan melintasi jalur menanjak Gunung Kayangan yang dikenal licin dan berkelok.

Baca Juga : Porprov XII Kalsel Disambut Meriah, Rumah-Rumah Warga Pelaihari Jadi Penginapan Atlet
Kronologi Kecelakaan: Diduga Kehilangan Kendali Saat Mendahului
Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sementara dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika pikap melaju dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari.
Saat tiba di tikungan menurun kawasan Gunung Kayangan, pengemudi mencoba mendahului kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya.
Namun, setelah berhasil mendahului, kendaraan justru oleng ke sisi kanan jalan akibat kondisi jalan yang basah diguyur hujan deras. Sopir tak sempat mengendalikan setir, hingga akhirnya pikap menabrak keras sebuah pohon di pinggir jalan.
Benturan kuat membuat bagian depan mobil ringsek parah. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan keluar rumah dan membantu proses evakuasi korban sebelum tim Satlantas Polres Tala tiba di lokasi.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, melalui Kasat Lantas Iptu Adhitya, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencari kendaraan yang didahului korban.
“Dari hasil olah TKP, indikasi awal adalah pengemudi kurang hati-hati saat mendahului di jalur menurun dengan kondisi jalan licin,” jelasnya.
Ia menambahkan, personel kepolisian langsung mengamankan kendaraan, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan.
Imbauan Polisi: Waspadai Jalur Gunung Kayangan
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi para pengendara agar lebih berhati-hati melintasi jalur Gunung Kayangan — salah satu titik rawan kecelakaan di Kabupaten Tanah Laut.
“Jalur ini sering basah dan licin, terutama setelah hujan. Kami imbau agar pengendara tidak memaksakan diri mendahului di tikungan atau jalan menurun,” tegas Adhitya.
Saat ini, pihak kepolisian terus mendalami penyebab kecelakaan sekaligus melakukan koordinasi dengan rumah sakit untuk penanganan para korban luka.
Suasana duka menyelimuti keluarga korban MS di Desa Kandanganlama. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum desa setempat setelah diserahkan kepada pihak keluarga.
















