Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Nepal Memanas! Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara Usai 51 Orang Tewas dalam Protes

cek disini

Nepal Bergejolak: Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara, 51 Orang Tewas dalam Protes Besar

Inews Pelaihari- Situasi politik Nepal kembali memanas. Sushila Karki, yang dikenal sebagai kepala hakim perempuan pertama dalam sejarah Nepal, resmi dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) sementara pada Senin (8/9/2025). Pelantikan ini dilakukan hanya tiga hari setelah PM petahana, KP Sharma Oli, mengundurkan diri di tengah gelombang protes besar-besaran yang melanda berbagai kota.

Keputusan penunjukan Karki diambil sebagai langkah cepat untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di tengah situasi krisis yang menewaskan sedikitnya 51 orang. Gelombang protes, yang didominasi generasi muda dan mahasiswa, menuntut reformasi politik yang lebih cepat, pemberantasan korupsi, serta pembaruan konstitusi.

Nepal Memanas! Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara Usai 51 Orang Tewas dalam Protes
Nepal Memanas! Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara Usai 51 Orang Tewas dalam Protes

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Kalsel Jumat: Cerah Berawan, Waspadai Hujan Sore di Beberapa Daerah

Protes Berujung Bentrok, Puluhan Korban Jiwa

Menurut Binod Ghimire, juru bicara kepolisian Nepal, korban jiwa dalam kerusuhan ini terdiri dari 21 pengunjuk rasa dan tiga polisi, sementara sisanya merupakan korban sipil akibat kebakaran, kerusuhan, dan penjarahan yang meluas.

“Lebih dari 12.500 narapidana dilaporkan melarikan diri dari beberapa penjara di seluruh negeri selama kekacauan ini, dan sebagian besar masih buron,” ungkap Ghimire kepada AFP.

Situasi semakin mengkhawatirkan setelah beberapa hotel dan gedung pemerintahan dibakar massa. Salah satu korban adalah Rajesh Gola, seorang perempuan berusia 57 tahun asal Ghaziabad, Uttar Pradesh, India, yang meninggal setelah melompat dari lantai atas Hotel Hyatt Regency yang terbakar saat kerusuhan berlangsung. Suaminya dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka.

Krisis Politik Memuncak

Pengunduran diri PM KP Sharma Oli terjadi setelah pemerintahannya mendapat kritik keras karena dianggap gagal meredam ketidakstabilan politik dan merespons tuntutan demonstran. Keputusan Presiden Nepal menunjuk Sushila Karki sebagai PM sementara disambut dengan harapan baru, terutama karena rekam jejaknya yang bersih dan sikapnya yang dikenal tegas melawan korupsi.

Kulman Ghising Jadi Kandidat Kuat PM Tetap

Sementara itu, nama Kulman Ghising, mantan Kepala Otoritas Listrik Nepal (NEA), mencuat sebagai calon kuat untuk menjadi PM definitif. Ghising dikenal sebagai tokoh reformis yang berhasil mengakhiri pemadaman listrik berkepanjangan di Nepal, sebuah pencapaian yang membuatnya populer di mata rakyat.

Analis politik memprediksi bahwa jika Ghising benar-benar memimpin pemerintahan baru, Nepal akan fokus pada pembangunan infrastruktur dan perbaikan sektor energi, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian negara.

Tantangan Berat bagi Pemerintahan Sementara

Sushila Karki kini menghadapi tantangan besar: mengembalikan ketertiban umum, menangkap ribuan napi yang kabur, serta meredam ketegangan antara aparat dan demonstran. Masyarakat internasional mendesak pemerintah Nepal untuk mengedepankan dialog damai dan menghormati hak asasi manusia selama masa transisi ini.

Meski situasi masih rawan, pelantikan Sushila Karki memberi secercah harapan bagi warga Nepal bahwa perubahan yang mereka tuntut akan segera diwujudkan. Namun, stabilitas jangka panjang akan sangat bergantung pada pemimpin baru yang akan dipilih setelah pemerintahan sementara ini berakhir.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *