Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pelaihari, Kota Hijau Penuh Potensi di Tanah Laut

cek disini

Pelaihari, Kota Hijau yang Menjadi Pusat Kabupaten Tanah Laut

Inews Pelaihari- Pelaihari adalah ibu kota Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Kota ini terletak sekitar 65 kilometer dari Kota Banjarmasin, sehingga memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan sekaligus penyangga ibu kota provinsi.

Dengan lanskap alam yang indah, perkebunan yang luas, serta kekayaan budaya masyarakatnya, Pelaihari terus berkembang menjadi daerah yang penuh potensi, baik dalam sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata.


Letak Geografis dan Akses ke Pelaihari

Pelaihari berada di jalur utama lintas selatan Kalimantan, yang menghubungkan Banjarmasin dengan Pelabuhan Batulicin dan daerah lain di Kalimantan Timur. Kondisi ini menjadikan Pelaihari sebagai jalur strategis untuk perdagangan dan distribusi barang.

Jarak yang relatif dekat dengan Banjarmasin membuat Pelaihari mudah dijangkau melalui jalur darat. Perjalanan ke kota ini dapat ditempuh sekitar 1,5 jam, dengan jalan raya yang sudah cukup baik.

Pelaihari, Kota Hijau Penuh Potensi di Tanah Laut
Pelaihari, Kota Hijau Penuh Potensi di Tanah Laut

Baca Juga : Video Kakek di Gubuk Reyot Tanahlaut Menyentuh Hati, Netizen Ramai Beri Dukungan


Sejarah Singkat Pelaihari

Pelaihari memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan Tanah Laut. Wilayah ini dulunya dikenal sebagai daerah agraris yang kaya akan hasil pertanian dan perkebunan. Seiring waktu, Pelaihari berkembang menjadi pusat perdagangan sekaligus jalur strategis yang menghubungkan pedalaman Tanah Laut dengan pesisir pantai selatan Kalimantan.

Identitas Pelaihari tidak lepas dari keberagaman masyarakatnya, mulai dari suku Banjar sebagai mayoritas, hingga masyarakat Jawa, Bugis, dan Dayak yang ikut memperkaya budaya lokal.


Potensi Ekonomi: Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Tanah Laut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Kalimantan Selatan, dan Pelaihari menjadi pusat pengelolaannya. Lahan pertanian di sekitar kota ini menghasilkan padi, jagung, dan sayur-mayur yang dipasok ke berbagai daerah.

Selain itu, sektor perikanan dan peternakan juga berkembang pesat. Pelaihari dikenal dengan produksi ikan air tawar dan tambak udang di daerah pesisir. Sementara sektor peternakan, terutama sapi, menjadikan Tanah Laut sebagai salah satu daerah penyokong kebutuhan daging di Kalimantan Selatan.


Pariwisata di Pelaihari dan Sekitarnya

Pelaihari tidak hanya dikenal sebagai pusat ekonomi, tetapi juga memiliki destinasi wisata menarik:

  • Pantai Takisung: pantai populer di pesisir Tanah Laut, dengan panorama laut yang indah dan pasir putih yang luas.

  • Pantai Batakan Baru: destinasi wisata keluarga yang terkenal dengan ombak tenang dan spot kuliner laut.

  • Bukit Rimpi: disebut juga Bukit Teletubbies karena pemandangannya yang hijau bergelombang, cocok untuk wisata alam dan fotografi.

  • Kebun Raya Banua: pusat konservasi tanaman Kalimantan sekaligus lokasi wisata edukasi.

  • Agrowisata: kawasan perkebunan buah dan sayur yang mulai dikembangkan untuk wisata edukasi pertanian.

Dengan keberadaan destinasi ini, Pelaihari berpotensi besar mengembangkan sektor pariwisata berbasis alam dan budaya.


Kehidupan Masyarakat dan Budaya

Sebagai kota multietnis, masyarakat Pelaihari hidup dengan budaya yang beragam. Mayoritas penduduk berbahasa Banjar, namun bahasa Jawa dan Bugis juga sering terdengar dalam percakapan sehari-hari.

Tradisi masyarakat lokal masih terjaga, mulai dari kesenian madihin, pantun Banjar, hingga tradisi baayun anak yang biasanya digelar pada momen keagamaan. Kehidupan masyarakat yang sederhana, religius, dan ramah menjadi ciri khas Pellaihari.


Pembangunan dan Infrastruktur

Sebagai ibu kota kabupaten, Pellaihari terus berbenah. Pemerintah daerah membangun berbagai fasilitas, seperti rumah sakit, sekolah, pasar modern, hingga infrastruktur jalan.

Kawasan perkotaan Pellaihari berkembang pesat, dengan pembangunan pusat bisnis, area perkantoran, serta fasilitas publik yang mendukung kenyamanan warga. Namun, daerah pedalaman masih membutuhkan perhatian lebih, terutama pada aspek infrastruktur jalan dan akses transportasi.


Tantangan dan Harapan

Meski terus berkembang, Pellaihari menghadapi sejumlah tantangan. Infrastruktur yang belum merata, ancaman banjir di musim hujan, serta kebutuhan lapangan kerja baru menjadi isu yang kerap muncul.

Di sisi lain, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan dengan bijak agar tidak merusak lingkungan. Pemerintah daerah bersama masyarakat berusaha menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

Harapannya, dengan kerja sama semua pihak, Pellaihari dapat menjadi kota yang lebih maju, ramah lingkungan, dan sejahtera bagi masyarakatnya.


Kesimpulan

Pellaihari adalah kota hijau yang berkembang di Kalimantan Selatan. Dengan kekayaan alam, budaya yang beragam, serta potensi ekonomi yang besar, Pellaihari bukan hanya sekadar pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Laut, tetapi juga kota dengan masa depan cerah.

Jika pembangunan berjalan berkesinambungan, Pellaihari bisa menjadi ikon baru Kalimantan Selatan dalam bidang pariwisata, pertanian, dan pembangunan berkelanjutan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *